Meksiko Membara Usai Bos Kartel El Mencho Tewas, Dua Kota Besar Lumpuh Total
3 mins read

Meksiko Membara Usai Bos Kartel El Mencho Tewas, Dua Kota Besar Lumpuh Total

Meksiko Membara Usai Bos Kartel El Mencho Tewas, Dua Kota Besar Lumpuh Total

DetikKompas – Situasi keamanan di Meksiko mendadak memburuk setelah pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho, dilaporkan tewas dalam operasi militer. Kematian gembong kartel paling diburu itu memicu gelombang kerusuhan besar yang membuat dua kota utama di negara bagian Jalisco berubah menjadi lautan api.

Dua kota yang terdampak paling parah adalah Guadalajara dan Puerto Vallarta. Dalam hitungan jam setelah kabar kematian El Mencho menyebar, aksi balasan dari kelompok kriminal terorganisir pecah di berbagai titik. Massa membakar kendaraan, supermarket, SPBU, hingga fasilitas publik lainnya, membuat aparat kewalahan mengendalikan situasi.

Guadalajara Berubah Jadi Kota Mati

Guadalajara, ibu kota negara bagian Jalisco, mengalami kondisi terburuk. Kota yang dijadwalkan menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 itu mendadak lumpuh total. Jalan-jalan utama ditutup, aktivitas publik dihentikan, dan warga diminta tidak keluar rumah.

Pemerintah setempat mengeluarkan imbauan darurat agar seluruh penduduk tetap berlindung di dalam rumah masing-masing. Para wisatawan yang tengah menginap di hotel juga diminta tidak bepergian karena risiko keamanan dinilai sangat tinggi.

Puerto Vallarta Tak Lagi Jadi Surga Wisata

Sementara itu, Puerto Vallarta, kota wisata pantai yang dikenal sebagai “surga dunia”, ikut dilanda kekacauan. Sejumlah video dan foto yang beredar di media sosial memperlihatkan asap hitam membumbung dari bangunan dan kendaraan yang dibakar geng kartel.

Minimarket, apotek, hingga stasiun pengisian bahan bakar menjadi sasaran perusakan. Kota yang biasanya dipenuhi turis asing itu mendadak sunyi, berubah menjadi medan konflik terbuka.

Bandara Diserbu, Penerbangan Dibatalkan

Kerusuhan juga berdampak langsung pada sektor transportasi. Bandara Internasional Guadalajara dilaporkan sempat mengalami kepanikan hebat setelah kelompok bersenjata memasuki area sekitar bandara. Para penumpang berhamburan menyelamatkan diri, sementara sejumlah penerbangan ditunda hingga dibatalkan.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat melalui Urusan Konsuler mengonfirmasi bahwa beberapa maskapai dari AS dan Kanada membatalkan penerbangan menuju Guadalajara dan Puerto Vallarta.

“Blokade jalan dan gangguan keamanan telah berdampak langsung pada operasional penerbangan domestik dan internasional,” tulis pernyataan resmi yang diunggah melalui platform X.

Tidak Ada Korban Jiwa, Kerusakan Meluas

Meski skala kerusuhan tergolong masif, otoritas keamanan Meksiko menyatakan tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerusakan infrastruktur dan bangunan publik dilaporkan cukup parah.

Sekretariat Keamanan dan Perdamaian Guanajuato mengonfirmasi bahwa puluhan bangunan mengalami kerusakan akibat aksi pembakaran dan vandalisme yang dilakukan kelompok kriminal.

Kronologi Tewasnya El Mencho

El Mencho (59) dilaporkan tewas setelah mengalami luka berat dalam baku tembak dengan tentara Meksiko di Tapalpa. Ia sempat dievakuasi menggunakan helikopter menuju Mexico City, namun dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan, menurut pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Meksiko.

Selama bertahun-tahun, El Mencho menjadi target utama aparat Meksiko dan Amerika Serikat. Pemerintah AS bahkan pernah menawarkan hadiah US$15 juta (sekitar Rp252 miliar) bagi siapa pun yang dapat memberikan informasi terkait keberadaannya.

Ketegangan Masih Berpotensi Meluas

Hingga kini, aparat keamanan masih disiagakan penuh di Jalisco dan wilayah sekitarnya. Pemerintah Meksiko memperingatkan bahwa aksi balasan dari jaringan kartel masih berpotensi terjadi, menyusul tewasnya salah satu figur paling berpengaruh dalam dunia kejahatan terorganisir.

Situasi ini menjadi ujian besar bagi stabilitas keamanan Meksiko, terutama menjelang perhelatan internasional besar seperti Piala Dunia 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *